Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra (kiri) dan Komite
Keselamatan Jurnalis (KKJ) melaporkan kejadian pengiriman kepala babi ke kantor
Tempo ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 21 Maret 2025/Istimewa
JAKARTA — Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra
dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) melaporkan kejadian pengiriman paket
berisi kepala babi yang dibungkus kardus ke Kepolisian. Setri juga membawa
barang bukti berupa rekaman video CCTV kejadian tersebut ke penyidik.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor
LP/B/153/III/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 21 Maret 2025.
"Kita sudah punya (rekaman) CCTV, motornya (kelihatan)
sudah kita serahkan ke polisi," kata Setri kepada wartawan di Gedung
Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Maret 2025.
Melalui rekaman video tersebut Setri berharap bisa jadi
petunjuk penyidik untuk mengungkap dalang pengirim kepala babi.
"Rasanya sudah cukup jadi petunjuk itu. Biarlah nanti itu menjadi alat petunjuk buat menelusuri sampai detail dan menemukan pelaku," ucapnya seperti dilansir RMOL.
Sebelumnya, sebuah paket berisi kepala babi dikirim ke kantor
redaksi Tempo pada Kamis 19 Maret 2025.
Paket tersebut ditujukan kepada Francisca Christy Rosana yang akrab disapa Cica, wartawan desk politik dan host siniar "Bocor Alus Politik". Adapun siaran terakhir siniar ini tentang banjir Jakarta, Bekasi, dan Bogor.
Menurut informasi yang diterima redaksi, paket tersebut
diterima satuan pengamanan Tempo pada Rabu 19 Maret 2025 pukul 16.15 WIB. Dan
Cica baru menerima pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 15.00 WIB.
Saat itu Cica baru pulang dari liputan bersama Hussein Abri
Yusuf Muda Dongoran. Karena mendapat informasi ada paket kiriman untuknya, ia
membawa kotak kardus tersebut ke kantor.
Hussein yang membuka kotak itu dan kaget saat mencium bau
busuk ketika baru membuka bagian atas kardus tersebut.
Ketika styrofoam terbuka, Hussein melihat isinya kepala babi.
Hussein dan Cica serta beberapa wartawan membawa langsung kotak kardus ke luar
gedung.
Setelah kotak kardus sudah dibuka seluruhnya, terlihat kepala
babi dengan kedua telinganya terpotong. (*)